RF

Miris! Jokowi Sigap saat Jadi Saksi Nikah Influencer, Lepas Tangan soal TWK KPK

20 Sep 2021  |  1105x | Ditulis oleh : Editor
Miris! Jokowi Sigap saat Jadi Saksi Nikah Influencer, Lepas Tangan soal TWK KPK

Akademisi Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) Richo Andi Wibowo mengkritik sikap Presiden Joko Widodo yang lepas tangan atas polemik tes wawasan kepegawaian (TWK) pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut dia, Jokowi selama ini hanya kencang soal urusan kecil, seperti menjadi saksi pernikahan influencer, namun polemik TWK pegawai KPK justru lepas tangan.

“Presiden jangan hanya kencang pada urusan minor, begitu urusan TWK, lepas tangan. Tapi kalau diminta jadi saksi untuk pernikahan influencer langsung bergegas,” ujar Richo dalam diskusi virtual ‘Pertanggungjawaban Presiden dalam Kasus Pegawai KPK’, dikutip dari kanal YouTube Pusako FH Universitas Andalas, Minggu (19/9/2021).

Tak hanya itu, Richo juga membandingkan dengan peristiwa lain yang dilakukan Jokowi.

Misalnya, ketika Jokowi menelpon Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo untuk memberantas pungutan liar (pungli) di Tanjung Priok, Jakarta Utara, beberapa waktu lalu.

Menurut dia, aksi tersebut memang mengundang simpatik dari masyarakat.

Akan tetapi, setelah itu masyarakat juga akan menyadari bahwa hal itu tak ubahnya sebagai polesan semata.

“Itu menjadi aksi simpatik kepada rakyat kecil tetapi segera setelah itu rakyat berpikir juga, jangan-jangan ini hanya polesan,” kata Richo.

Selain itu, Richo mengingatkan bahwa kepercayaan publik terhadap Jokowi bisa saja turun.

Hal itu terjadi apabila Jokowi mengabaikan rekomendasi Ombudsman RI dan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).

“Jika Presiden mengabaikan rekomendasi Ombudsman, Komnas HAM, maka trust akan runtuh,” ujar dia.

Adapun TWK pegawai KPK dilaksanakan sebagai syarat alih status pegawai menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) sesuai dengan ketentuan UU Nomor 19 Tahun 2019.

Dalam perjalanannya, TWK menjadi polemik karena dinilai tidak sesuai ketentuan ketika digunakan untuk menentukan seorang pegawai lulus atau tidak lulus.

Padahal dalam UU Nomor 19 Tahun 2019, pegawai KPK disebut dialihkan menjadi ASN, bukan mengikuti seleksi menjadi ASN.

Komnas HAM menyatakan terdapat berbagai pelanggaran hak asasi manusia dalam penyelenggaraan TWK.

Sedangkan, Ombdusman RI mengungkapkan adanya tindakan maladministrasi pada tes tersebut.

Di sisi lain Pimpinan KPK memutuskan untuk memberhentikan 56 pegawai yang dinyatakan tak lolos TWK pada 30 September.

Jokowi enggan mengomentari terkait pemecatan 56 pegawai KPK yang merupakan buntut dari pelaksanaan TWK.

Ia menyatakan menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

Karena itu, Jokowi memilih menunggu keputusan dari Mahkamah Konstitusi (MK) dan Mahkamah Agung (MA) mengenai persoalan tersebut.

“Saya enggak akan jawab, tunggu keputusan MA dan MK,” kata Jokowi ketika bertemu di hadapan sejumlah pemimpin redaksi media di Istana Kepresidenan pada 15 September 2021, sebagaimana dilansir dari pemberitaan KompasTV, Kamis (16/9/2021).

(hajinews)

Berita Terkait
Baca Juga:
Emporio Architect Melayani Pembuatan Desain Rumah Tersebar di Indonesia

Emporio Architect Melayani Pembuatan Desain Rumah Tersebar di Indonesia

Tips      

4 Nov 2021 | 2466


Apakah anda ingin membangun rumah, tetapi anda masih bingung mencari jasa arsitek rumah yang terbaik dan profesional, juga yang sudah berpengalaman. Disini solusi yang tepat untuk ...

Al Quran Digital

Al-Qur’an di Genggaman Tapi Kenapa Masih Jarang Dibaca Padahal Scroll Nggak Pernah Absen

Tips      

25 Des 2025 | 117


Kehidupan digital membuat ponsel menjadi benda yang hampir tidak pernah lepas dari tangan. Dari bangun tidur sampai kembali terlelap, layar menjadi teman setia. Menariknya, di tengah ...

PPKM Terus Diperpanjang Sampai Akhir Agustus 2021, Indonesia Diramal Bakal Resesi Lagi

PPKM Terus Diperpanjang Sampai Akhir Agustus 2021, Indonesia Diramal Bakal Resesi Lagi

Nasional      

11 Agu 2021 | 4386


Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mewaspadai kemungkinan PPKM kembali diperpanjang hingga akhir Agustus 2021. Jika itu dilakukan, ia meramal Indonesia ...

Tak Selamanya Baik, Ini Dampak Buruk Jika Sering Ganti Template Blog

Tak Selamanya Baik, Ini Dampak Buruk Jika Sering Ganti Template Blog

Tips      

23 Jul 2024 | 585


Blogger seringkali tergoda untuk mengganti template blog mereka demi tampilan yang lebih fresh dan menarik. Namun, seringnya pergantian template blog dapat membawa dampak buruk yang tidak ...

Jasa Promosi Cepat untuk Event dan Webinar: Bikin Ramai Sekejap!

Jasa Promosi Cepat untuk Event dan Webinar: Bikin Ramai Sekejap!

Tips      

25 Apr 2025 | 322


Dalam era digital saat ini, keberhasilan sebuah event atau webinar sangat bergantung pada seberapa efektif promosi yang dilakukan. Dengan semakin banyaknya pilihan untuk mengikuti berbagai ...

Sosial Media

Tips Meningkatkan Like, Share, dan Komentar dengan Bantuan Jasa Buzzer

     

2 Apr 2025 | 404


Dalam era media sosial yang semakin berkembang, penting bagi bisnis dan individu untuk memiliki kehadiran yang kuat di platform-platform tersebut. Salah satu cara untuk mencapai hal ini ...