Tryout.id

Viral Anak Supir Ojol Kuliah Di Inggris, Kini Urus Vaksin 19 Di WHO

21 Feb 2022  |  1360x | Ditulis oleh : Editor
Viral Anak Supir Ojol Kuliah Di Inggris, Kini Urus Vaksin 19 Di WHO

Kesuksesan adalah milik mereka para pekerja keras, terlepas dari apapun latar belakang keluarganya. Seperti Nisa Sri Wahyuni yang sukses mengenyam pendidikan epidemiologi di luar negeri lalu bekerja di WHO menangani vaksin COVID-19. Padahal, orangtuanya hanya tamatan sekolah dasar dan bekerja sebagai supir ojek online (ojol).

Nisa pertama kali berbagi cerita tentang pencapaian dan latar belakang keluarganya tersebut di jejaring karier LinkedIn baru-baru ini. Inspiratif, unggahan yang disertai foto dia bersama ayahnya berseragam ojol, serta momen kelulusannya di Inggris berujung viral.

"Jadi ini foto favoritku bersama ayah. Bagi kalian orang Indonesia pasti akrab dengan seragam yang dipakai ayahku," tulis Nisa mengawali posting-an tersebut dalam bahasa Inggris. Wolipop sudah mendapat izin dari Nisa untuk mengutipnya.

Ia lalu bercerita, ayahnya merupakan pensiunan petugas keamanan di sebuah sekolah sebelum akhirnya menjadi supir ojol demi menyambung hidup.

Nisa Sri Wahyuni, anak driver ojol yang sukses kuliah di Inggris dan kerja di WHO. (Foto: Dok. LinkedIn)
Baik ayah maupun ibunya, tulis Nisa, hanya bisa menyelesaikan pendidikan sampai bangku SD. Namun, keduanya memiliki impian besar untuk melihat Nisa meraih pendidikan yang lebih tinggi dari mereka.

Impian tersebut yang lantas memotivasi mereka untuk pindah ke Jakarta. Orangtuanya disebut Nisa banting tulang agar putrinya mendapat pendidikan sebaik mungkin.

Nilai-nilai tentang etos kerja dari orangtua yang ditanam sejak kecil juga memompa semangat Nisa untuk tekun belajar. "Tujuan dari unggahan ini bukan untuk menunjukkan latar belakang ekonomi orangtuaku, tapi lebih kepada pelajaran bahwa kerja keras pasti akan terbayarkan," tulisnya lagi.

Berdasarkan laman LinkedIn Nisa, ia diketahui mengambil program sarjana di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia angkatan 2015.

Saat kuliah, ia sempat dipercayakan menjadi asisten dosen. Hari-harinya juga disibukkan dengan berbagai kegiatan sosial dan penelitian. Walau begitu, Nisa berhasil menyelesaikan studinya dalam kurun 3,5 tahun dan lulus dengan status cumlaud pada 2017.

Dua tahun berselang, ia diterima di Imperial College London untuk studi S2 dalam bidang epidemiologi. Sembari kuliah, Nisa menjalani perannya sebagai duta mahasiswi MSc Epidemiology, sebuah program kolaborasi UNICEF dengan kampusnya.

Usai merampungkan kuliah S2 di Inggris, Nisa mendapat penawaran untuk berkarier di Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO. Konsultan adalah konsultan teknis vaksinasi COVID-19 level A.

"Kita tidak bisa minta dilahirkan dengan kondisi sesuai kemauan kita, tapi kita memiliki kekuatan yang dianugerahi Tuhan untuk selalu bekerja semaksimal mungkin. Selalu berikan yang terbaik karena kerja keras pasti selalu membuahkan hasil, dan satu lagi, percayalah pada proses," pesannya.  (detik.com)
 

Berita Terkait
Baca Juga:
 Peran RA Kartini dalam Mengubah Pandangan Masyarakat tentang Perempuan

Peran RA Kartini dalam Mengubah Pandangan Masyarakat tentang Perempuan

Tips      

14 Apr 2025 | 500


RA Kartini adalah salah satu tokoh penting dalam sejarah Indonesia yang dikenal sebagai pelopor kebangkitan perempuan. Melalui surat-suratnya yang terkenal, Kartini menyuarakan aspirasinya ...

Peran Mahasiswa

Mahasiswa Cuma Datang Kuliah Pulang? Atau Justru Jadi Penggerak Masa Depan Kampus?

Pendidikan      

25 Des 2025 | 493


Selama ini masih banyak yang memandang mahasiswa hanya sebagai penerima kebijakan kampus, padahal realitanya jauh lebih besar dari itu. Peran mahasiswa dalam pembangunan kampus bukan ...

smp al masoem

Metode Flipped Classroom Menjadi Solusi yang Efektif Membasmi Kebosanan di Kelas

Pendidikan      

15 Agu 2023 | 1257


Dalam era pendidikan yang semakin maju ini, metode pembelajaran tradisional di kelas menjadi semakin kurang relevan. Para guru dan siswa menghadapi tantangan baru dalam memenuhi kebutuhan ...

Hal yang Jarang Diketahui Tentang Teknologi Pangan

Hal yang Jarang Diketahui Tentang Teknologi Pangan

Pendidikan      

13 Sep 2026 | 122


Teknologi Pangan sering dianggap sebagai jurusan yang hanya mempelajari cara mengolah makanan. Padahal, bidang ini memiliki cakupan yang jauh lebih luas dan berkaitan dengan banyak hal yang ...

Modal Bukan Hambatan: Mengatasi Hambatan Kurangnya Modal dalam Memulai Bisnis Digital

Modal Bukan Hambatan: Mengatasi Hambatan Kurangnya Modal dalam Memulai Bisnis Digital

Tips      

15 Feb 2026 | 368


Salah satu mitos paling besar yang sering menghentikan langkah calon pengusaha adalah anggapan bahwa bisnis memerlukan modal uang yang sangat besar sejak hari pertama. Di tahun 2026, ...

UMKM Siap Tumbuh Pesat di 2026: 8 Strategi Internet Marketing 2026 untuk Dorong Omzet

UMKM Siap Tumbuh Pesat di 2026: 8 Strategi Internet Marketing 2026 untuk Dorong Omzet

Tips      

22 Des 2025 | 459


Di era digital yang terus berkembang, UMKM memiliki peluang besar untuk meningkatkan omzet dan memperluas jangkauan pasar. Menjelang tahun 2026, persaingan bisnis online diprediksi akan ...