rajabacklink

Wow, Pemerintah China Memberi Uang kepada Warganya untuk Membeli Mobil

26 Apr 2020  |  1171x | Ditulis oleh : Writer
Wow, Pemerintah China Memberi Uang kepada Warganya untuk Membeli Mobil

China termasuk negara yang perlahan mulai memulihkan dari dampak virus Corona. Salahsatunya, China sedang berusaha untuk membangkitkan ekonominya, termasuk pada industri otomotif yang sejak terdampak wabah pandemi, mengalami penurunan yang sangat signifikan.

Di Negara China, biasanya memasuki pertengahan April, penjualan mobil diprediksi dapat mencapai 6 juta unit. Namun, wabah Corona memberikan dampak penurunan, sehingga penjualan hanya 3,7juta unit. Penurunan terbesar sempat terjadi pada bulan Februari dengan persentase 79%. Adapun pada bulan Maret yang lalu, penurunan tercatat sampai 43% bila dibandingkan periode yang sama di tahun yang lalu.

Padahal, diketahui bahwa industri otomotif di China merupakan salah satu yang berperan besar dalam menggerakan roda perekonomian negara tirai bambu tersebut. Tercatat, ada sekitar 40juta warga China yang bekerja di sektor industri terkait.

Selama dua bulan terakhir, angka penjualan mobil semakin membaik. Namun, bila dibandingkan untuk mencapai kondisi seperti sedia kala, nampaknya masih jauh. Permintaan warga China untuk membeli mobil masih sangat rendah.

"Saat rantai distribusi yang terganggu karena corona sudah membuat pusing pabrikan, permintaan yang menurun bisa lebih mengancam kehidupan (industri otomotif), (terlebih) setelah dua tahun beruntun ada kontraksi penjualan di China," jelas Alicia Garcia-Herrero, Kepala Pengamat Ekonomi Asia Pasifik di Natixis.

Mensiasati kondisi ini, China mengambil kebijakan yang dapat dibilang cukup ekstrim. Hal ini semata-mata untuk mempercepat pemulihan industri otomotif. Tidak tanggung-tanggun, pemerintah China saat ini memberikan uang kepada warganya yang menginginkan mobil. Kebijakan ini bahkan diterapkan di berbagai provinsi di China. Subsidi yang diberikan pemerintah bahkan terbilang besar. Satu kendaraan, pemerintah China dapat memberikan sampai 1.400 dollar, atau setara dengan Rp 21,8 juta.

Baca Juga:
Branding dan Marketing dalam Industri Kreatif: Studi Kasus Nyata

Branding dan Marketing dalam Industri Kreatif: Studi Kasus Nyata

Tips      

9 Apr 2025 | 388


Industri kreatif, yang mencakup berbagai bidang seperti seni, desain, musik, dan teknologi, telah mengalami transformasi signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Dengan kemajuan teknologi ...

Buzzer

Masa Depan Demokrasi Indonesia di Tengah Serangan Disinformasi

Tips      

11 Mei 2025 | 263


Masa depan demokrasi Indonesia berada pada persimpangan yang kritis, seiring dengan meningkatnya penggunaan teknologi informasi dalam proses politik. Di era digital ini, konsep demokrasi ...

Reputasi

Meningkatkan Peringkat Website Melalui Ulasan Konsumen yang Berkualitas

Tips      

30 Apr 2025 | 291


Reputasi online adalah salah satu faktor krusial yang dapat mempengaruhi peringkat website di mesin pencari. Dalam era digital saat ini, konsumen tidak hanya mencari informasi, tetapi juga ...

pesantren modern di bandung

Generasi Tangguh Lahir dari Sekolah Rakyat dan Rusol: Pendidikan untuk Anak Kurang Mampu

Pendidikan      

15 Jul 2025 | 314


Tidak semua anak lahir dalam kondisi yang mendukung untuk mengenyam pendidikan yang layak. Namun, keterbatasan ekonomi bukanlah akhir dari segalanya. Program Sekolah Rakyat dan Rumah Solusi ...

pesantren Al Masoem

Peran Pesantren dalam Konteks Pendidikan Modern

Pendidikan      

30 Nov 2023 | 975


Pesantren merupakan lembaga pendidikan tertua di Indonesia. Pesantren telah memainkan peran penting dalam memajukan pendidikan di Indonesia. Di tengah dinamika perkembangan zaman, pesantren ...

Rahasia Sukses Bisnis Online Berkat Teknik Publikasi di Media Sosial

Rahasia Sukses Bisnis Online Berkat Teknik Publikasi di Media Sosial

Tips      

11 Apr 2025 | 313


Di era digital ini, keberadaan bisnis online semakin meluas, dan para pelaku usaha berlomba-lomba untuk meraih perhatian konsumen. Salah satu pilar utama yang mendukung kesuksesan bisnis ...