MU

Terimakasih Tuan Presiden, Sudah Bicara, Meskipun Sangat Mengecewakan

14 Des 2020  |  1133x | Ditulis oleh : Editor
Terimakasih Tuan Presiden, Sudah Bicara, Meskipun Sangat Mengecewakan

Oleh : Ahmad Khozinudin
Sastrawan Politik 


Tuan Presiden, akhirnya anda bicara setelah segenap rakyat menunggunya. Meskipun sangat terlambat, anda akhirnya bicara. Hanya saja pembicaraan Anda sangat mengecewakan.

Tuan Presiden, izinkan saya mengemukakan pendapat untuk menanggapi pembicara Anda, sebagai berikut :

Pertama, Anda bicara seperti menanggapi hal yang biasa. Anda, bicara setelah berolahraga sepeda di Istana, bukan dalam forum resmi atau minimal konferensi pers Kepresidenan.

Itu artinya, anda melihat peristiwa ini hal yang biasa, bukan keadaan yang memprihatinkan seperti apa yang dipahami dan dirasakan publik. Bukan dalam konteks adanya dugaan extra juducial killing, sebagaimana sedang di selidiki oleh Komnas HAM.

Padahal, pada kasus Sigi, representasi Negara mengeluarkan statemen secara resmi. Seperti biasa, narasi 'Negara Tidak Boleh Kalah dengan Radikalisme dan Terorisme' menjadi menu utamanya.

Kedua, Anda tidak bicara fakta dan memberikan pernyataan resmi negara terhadap fakta. Anda, justru sedang bernarasi dan melakukan framing peristiwa dengan sangat jahat.

Kenapa Anda mengaitkan tewasnya 4 warga Sigi dengan peristiwa tewasnya 6 anggota Front Pembela Islam (FPI) sebagai prolog ? Bukankah, itu dua peristiwa yang sama sekali berbeda.

Peristiwa Sigi, adalah korban yang ditimbulkan oleh kelompok bersenjata. Sementara 6 anggota FPI tewas oleh tembakan aparat polisi. Apakah maksud tuan Presiden, aparat penembak 6 anggota FPI sama biadabnya dengan pelaku pembunuhan di Sigi ? 

Atau 6 anggota FPI itu seperti kelompok bersenjata di Sigi, sehingga layak dibantai polisi ? Sikap Anda yang tegas yang mana ?

Ketiga, kenapa pernyataan Anda lebih menekankan perlindungan bagi pelaku penembakan dari aparat, bukan kepada korban dan  keluarga korban ?

Kenapa anda lebih condong mengingatkan masyarakat tidak diperbolehkan untuk bertindak semena-mena dan melakukan perbuatan melanggar hukum yang merugikan masyarakat ? Apalagi, bila perbuatannya itu sampai membahayakan bangsa dan negara ?

Bukankah yang semena-mena itu aparat ? Bukankah anggota Polda Metro Jaya semena-mena menembak 6 anggota FPI hingga tewas ? Kenapa justru seolah olah 6 anggota FPI ini yang dianggap meresahkan masyarakat ?

Narasi anda juga malah menimbulkan kegaduhan. Apa maksud Anda menegaskan kepada aparat hukum, agar tidak boleh gentar dan mundur sedikitpun dalam melakukan penegakan hukum ? Apa itu artinya, Anda merestui pembantaian 6 anggota FPI yang merupakan rakyat Anda, dengan dalih penyelidikan dan penyidikan sebagaimana diklaim polisi ?

Saya paham Indonesia Negara hukum. Karena itu harus ada penyelidikan yang otoritatif dan legitimate untuk mengungkap kasus ini. Namun, kenapa anda tidak menginisiasi pembentukan TGPF ? Anda hanya mendorong ke Komnas HAM. Apa anda memiliki tujuan, agar kasus ini menguap seperti pembantaian Siyono oleh Densus 88 ?

Anda bicara negara hukum, tapi anda telah menyimpulkan peristiwa tanpa penyelidikan, menganggap ada masyarakat yang mengancam masyarakat lainnya dan berbahaya bagi bangsa dan negara. Lantas, anda mendukung penuh polisi tanpa memberikan empati sedikit pun kepada keluarga korban.

Tanpa Anda bicara, sebenarnya saya sudah menduga apa yang akan Anda bicarakan. Hanya saja, dengan bicara, saya dan segenap rakyat jadi tahu dimana posisi anda berada. Mohon maaf tuan Presiden, kami semakin yakin bukan hanya ada dugaan extra judicial killing oleh anggota Polda Metro Jaya. Tetapi, ada dugaan kuat terjadi 'State Crime' dalam peristiwa ini. [].

Berita Terkait
Baca Juga:
https://masoemuniversity.ac.id/

Bingung Pilih Kampus di Bandung? Jawabannya Ada di Sini!

Pendidikan      

20 Agu 2024 | 1109


Bandung, kota yang dikenal dengan julukan "Parijs van Java," telah menjadi destinasi kuliah terfavorit di Indonesia. Banyaknya universitas di Bandung membuat kota ini selalu ramai ...

Instagram

Cara Meningkatkan Followers Instagram Tanpa Takut Akun Diblokir

Tips      

14 Mei 2025 | 802


Instagram telah menjadi salah satu platform media sosial paling populer di dunia, dan memiliki jumlah followers yang banyak tentunya sangat diinginkan oleh setiap pengguna. Baik untuk ...

Trading

Strategi Jitu untuk Promosi di Sosmed Investasi Trading Legal Bersama Rajakomen.com

Tips      

3 Jun 2025 | 459


Dalam era digital yang serba cepat saat ini, promosi di sosmed investasi trading legal menjadi salah satu strategi penting yang harus dipahami oleh para pelaku bisnis. Sosial media tidak ...

Kiat Sukses Amalan Ramadhan di Kala Sibuk

Kiat Sukses Amalan Ramadhan di Kala Sibuk

Religi      

20 Maret 2024 | 1343


Mungkin ada di antara kita yang ketika mendapati bulan yang penuh keberkahan ini didera kesibukan yang sangat padat, kuliah misalnya, bekerja full time, dan orang-orang yang memiliki ...

Terimakasih Tuan Presiden, Sudah Bicara, Meskipun Sangat Mengecewakan

Terimakasih Tuan Presiden, Sudah Bicara, Meskipun Sangat Mengecewakan

Nasional      

14 Des 2020 | 1133


Oleh : Ahmad Khozinudin Sastrawan Politik  Tuan Presiden, akhirnya anda bicara setelah segenap rakyat menunggunya. Meskipun sangat terlambat, anda akhirnya bicara. Hanya saja ...

Mengenal Short URL

Mengenal Short URL

internet      

14 Feb 2023 | 1319


Pentingnya penggunaan short URL atau link shortener dalam era digital saat ini tidak dapat dipungkiri. Dalam dunia internet yang penuh dengan informasi, URL yang pendek dan mudah diingat ...