RajaKomen

Terimakasih Tuan Presiden, Sudah Bicara, Meskipun Sangat Mengecewakan

14 Des 2020  |  998x | Ditulis oleh : Editor
Terimakasih Tuan Presiden, Sudah Bicara, Meskipun Sangat Mengecewakan

Oleh : Ahmad Khozinudin
Sastrawan Politik 


Tuan Presiden, akhirnya anda bicara setelah segenap rakyat menunggunya. Meskipun sangat terlambat, anda akhirnya bicara. Hanya saja pembicaraan Anda sangat mengecewakan.

Tuan Presiden, izinkan saya mengemukakan pendapat untuk menanggapi pembicara Anda, sebagai berikut :

Pertama, Anda bicara seperti menanggapi hal yang biasa. Anda, bicara setelah berolahraga sepeda di Istana, bukan dalam forum resmi atau minimal konferensi pers Kepresidenan.

Itu artinya, anda melihat peristiwa ini hal yang biasa, bukan keadaan yang memprihatinkan seperti apa yang dipahami dan dirasakan publik. Bukan dalam konteks adanya dugaan extra juducial killing, sebagaimana sedang di selidiki oleh Komnas HAM.

Padahal, pada kasus Sigi, representasi Negara mengeluarkan statemen secara resmi. Seperti biasa, narasi 'Negara Tidak Boleh Kalah dengan Radikalisme dan Terorisme' menjadi menu utamanya.

Kedua, Anda tidak bicara fakta dan memberikan pernyataan resmi negara terhadap fakta. Anda, justru sedang bernarasi dan melakukan framing peristiwa dengan sangat jahat.

Kenapa Anda mengaitkan tewasnya 4 warga Sigi dengan peristiwa tewasnya 6 anggota Front Pembela Islam (FPI) sebagai prolog ? Bukankah, itu dua peristiwa yang sama sekali berbeda.

Peristiwa Sigi, adalah korban yang ditimbulkan oleh kelompok bersenjata. Sementara 6 anggota FPI tewas oleh tembakan aparat polisi. Apakah maksud tuan Presiden, aparat penembak 6 anggota FPI sama biadabnya dengan pelaku pembunuhan di Sigi ? 

Atau 6 anggota FPI itu seperti kelompok bersenjata di Sigi, sehingga layak dibantai polisi ? Sikap Anda yang tegas yang mana ?

Ketiga, kenapa pernyataan Anda lebih menekankan perlindungan bagi pelaku penembakan dari aparat, bukan kepada korban dan  keluarga korban ?

Kenapa anda lebih condong mengingatkan masyarakat tidak diperbolehkan untuk bertindak semena-mena dan melakukan perbuatan melanggar hukum yang merugikan masyarakat ? Apalagi, bila perbuatannya itu sampai membahayakan bangsa dan negara ?

Bukankah yang semena-mena itu aparat ? Bukankah anggota Polda Metro Jaya semena-mena menembak 6 anggota FPI hingga tewas ? Kenapa justru seolah olah 6 anggota FPI ini yang dianggap meresahkan masyarakat ?

Narasi anda juga malah menimbulkan kegaduhan. Apa maksud Anda menegaskan kepada aparat hukum, agar tidak boleh gentar dan mundur sedikitpun dalam melakukan penegakan hukum ? Apa itu artinya, Anda merestui pembantaian 6 anggota FPI yang merupakan rakyat Anda, dengan dalih penyelidikan dan penyidikan sebagaimana diklaim polisi ?

Saya paham Indonesia Negara hukum. Karena itu harus ada penyelidikan yang otoritatif dan legitimate untuk mengungkap kasus ini. Namun, kenapa anda tidak menginisiasi pembentukan TGPF ? Anda hanya mendorong ke Komnas HAM. Apa anda memiliki tujuan, agar kasus ini menguap seperti pembantaian Siyono oleh Densus 88 ?

Anda bicara negara hukum, tapi anda telah menyimpulkan peristiwa tanpa penyelidikan, menganggap ada masyarakat yang mengancam masyarakat lainnya dan berbahaya bagi bangsa dan negara. Lantas, anda mendukung penuh polisi tanpa memberikan empati sedikit pun kepada keluarga korban.

Tanpa Anda bicara, sebenarnya saya sudah menduga apa yang akan Anda bicarakan. Hanya saja, dengan bicara, saya dan segenap rakyat jadi tahu dimana posisi anda berada. Mohon maaf tuan Presiden, kami semakin yakin bukan hanya ada dugaan extra judicial killing oleh anggota Polda Metro Jaya. Tetapi, ada dugaan kuat terjadi 'State Crime' dalam peristiwa ini. [].

Berita Terkait
Baca Juga:
Cuaca Panas Ekstrem di Indonesia Sudah Kategori Berbahaya, Ini Imbauan Penting BMKG

Cuaca Panas Ekstrem di Indonesia Sudah Kategori Berbahaya, Ini Imbauan Penting BMKG

Nasional      

26 Mei 2023 | 11865


Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika( BMKG) mengeluarkan peringatan terkait cuaca ekstrem yang melanda wilayah Asia termasuk Indonesia pada Senin(24/4/2023). India dan China ...

Meningkatkan Kemampuan Geografi Melalui Tryout Online Geografi Soal HOTS

Meningkatkan Kemampuan Geografi Melalui Tryout Online Geografi Soal HOTS

Pendidikan      

24 Jun 2025 | 227


Di era digital seperti sekarang, belajar geografi tidak lagi terbatas pada buku teks dan kelas tatap muka. Dengan kemajuan teknologi, siswa dapat mempersiapkan diri menghadapi ujian dengan ...

Bisnis

Pentingnya Integrasi Tools Pemantauan Bisnis dalam Strategi Digital Anda

Tips      

27 Apr 2025 | 323


Dalam era digital yang semakin kompetitif, penting bagi perusahaan untuk memiliki pemahaman yang jelas tentang kinerja bisnis mereka. Salah satu cara paling efektif untuk mencapai pemahaman ...

manajemen bisnis syariah

Kuliah Manajemen Bisnis Syariah Murah di Universitas Ma’soem, Sambil Kuliah Jadi Pengusaha Mulai 5 Juta per Semester

Kampus      

31 Des 2025 | 54


Di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia, kebutuhan akan sumber daya manusia yang memahami bisnis sekaligus nilai-nilai Islam semakin meningkat. Dunia usaha tidak lagi ...

Profil TB Ace Hasan Syadzily (Golkar) Daerah Pemilihan Jawa Barat II

Profil Lengkap TB Ace Hasan Syadzily: Kombinasi Intelektual, Strategis, dan Berintegritas

Pendidikan      

12 Jun 2025 | 233


Profil TB Ace Hasan Syadzily (Golkar) Daerah Pemilihan Jawa Barat II semakin menarik perhatian masyarakat, terutama menjelang pemilihan umum mendatang. Sebagai salah satu calon legislator ...

pendidikan_bahasa_inggris_s1_image

Biaya Pendidikan Kelas Reguler dan Non Reguler Per Semester Hanya 5 Juta untuk Pendidikan Bahasa Inggris S1 Serta Pilihan Kelas Karyawan di Bandung

Pendidikan      

20 Jan 2026 | 11


Kebutuhan akan tenaga pendidik yang kompeten di era globalisasi saat ini mendorong urgensi bagi banyak calon mahasiswa untuk mengambil program Pendidikan Bahasa Inggris S1 sebagai fondasi ...