MU

Penyebab Munculnya Penyakit Malas Menurut Syaikh Al Utsaimin Widaningsih

8 Agu 2022  |  659x | Ditulis oleh : Editor
Penyebab Munculnya Penyakit Malas Menurut Syaikh Al Utsaimin Widaningsih

Rasa malas atau futur adalah godaan setan yang sangat dahsyat. Keadaan futur bukan saja membuat semangat berbuat baik jadi menurun, tetapi dorongan melakukan keburukan akan meningkat. Dengan kata lain futur membuat seseorang menjadi lemah iman.

Dalam Kitabul ‘Ilmi karangan Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin, disebutkan bahwa futur adalah rasa malas , menunda, lambat setelah bersemangat, tidak bergairah dalam kebaikan. Pertahanan menghadapi bisikan syaitan menjadi rapuh dan sering hawa nafsu. Gambarannya adalah, pada waktu tertentu seorang muslim sangat rajin beribadah, belajar ilmu syari’at, dan mendatangi majelis ilmu.

Namun tiba-tiba dia dijangkiti rasa malas yang sangat luar biasa. Ibadah menjadi sekadarnya saja atau bahkan dia mulai berani meninggalkan sholat karena rasa malas.

Bahkan fenomena futur ini juga telah dirasakan di masa Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wa sallam. Dalam sejarah Rasulullah, bahaya futur itu telah Allah perlihatkan.

Tatkala kaum Muslimin hijrah ke Habasyah, ada di antara peserta hijrah yang futur hingga akhirnya murtad dari Islam. Dalam salah satu perang juga terdapat seseorang yang begitu gigih dan penuh semangat.

Namun, nabi menghukuminya sebagai penghuni neraka. Ternyata orang tersebut bunuh diri. Saat terluka parah, semangatnya melemah sehingga godaan setan menggiringnya untuk menusukkan tombak ke perutnya.

Menurut Syaikh Utsaimin futur atau rasa malas dalam melakukan kebaikan adalah penyakit. Kian banyak menjangkiti orang-orang yang menuntut ilmu agama dan juga orang-orang yang berusaha menapaki jalan kebenaran. Ada banyak sebab yang membuat seseorang menjadi futur. Di antaranya adalah :

1) Hilangnya keikhlasan,

2) Lemahnya ilmu Syar’i,

3) Kecintaan hati yang besar kepada dunia dan banyak melupakan akhirat,

4) Fitnah (cobaan) berupa istri dan anak,

5) Hidup di tengah masyarakat yang rusak,

6) Berteman dengan orang-orang yang memiliki keinginan yang lemah dalam meraih kebaikan,

7) Melakukan dosa serta memakan makanan yang haram,

8) Tidak mempunyai tujuan yang jelas (baik dalam menuntut ilmu maupun berdakwah),

9) Lemahnya iman,

10) Menyendiri, dan tidak mau bergabung dengan saudara seiman yang lainnya, saling tolong menolong dalam kebaikan,

11) Lemahnya pendidikan (tarbiyyah) imaniyyah dan seterusnya.

Syaikh Utsaimin pernah ditanya, “banyak penuntut ilmu agama yang lemah tekadnya dan futur dalam menuntut. Sarana apa saja yang dapat membangkitkan tekad dan semangat dalam menuntut ilmu?“.

Beliau menjawab, Dha’ful himmah (tekad yang lemah) dalam menuntut ilmu agama adalah salah satu musibah yang besar. Baca juga: Adab dan Etika Berpakaian yang Penting Diketahui Kaum Muslimah Untuk mengatasi futur ada beberapa hal yang perlu dilakukan, misalnya :

1. Mengikhlaskan niat hanya untuk Allah ‘Azza Wa Jalla dalam menuntut ilmu Jika seseorang ikhlas dalam menuntut ilmu, ia akan memahami bahwa amalan menuntut ilmu yang ia lakukan itu akan diganjar pahala. Dan ia juga akan memahami bahwa ia akan termasuk dalam tiga derajat manusia dari umat ini*), lalu dengan itu semangatnya pun akan bangkit.

Allah Ta’ala berfirman:

وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَالرَّسُولَ فَأُولَئِكَ مَعَ الَّذِينَ أَنْعَمَ اللَّهُ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّينَ وَالصِّدِّيقِينَ وَالشُّهَدَاءِ

“Dan barangsiapa yang menaati Allah dan Rasul (Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: Nabi-nabi, para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid” (QS. An Nisa: 69)

2. Selalu bersama dengan teman-teman yang semangat dalam menuntut ilmu
Dan teman-teman yang dapat membantunya dalam berdiskusi dan meneliti masalah agama. Jangan condong untuk meninggalkan kebersamaan bersama mereka selama mereka senantiasa membantu dalam menuntut ilmu.

3. Bersabar, yaitu ketika jiwa mengajak untuk berpaling dari ilmu Allah Ta’ala berfirman kepada Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam: وَاصْبِرْ نَفْسَكَ مَعَ الَّذِينَ يَدْعُونَ

رَبَّهُمْ بِالْغَدَاةِ وَالْعَشِيِّ يُرِيدُونَ وَجْهَهُ وَلَا تَعْدُ عَيْنَاكَ عَنْهُمْ تُرِيدُ زِينَةَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا

“Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan kehidupan dunia ini” (QS. Al Kahfi: 28)

Al-Hasan Al-Bashri, seorang ulama era tabi’in mengatakan, “Hati itu kadang mati kadang hidup normal. Jika hati sedang mati paksa badan untuk tetap melaksanakan hal-hal yang wajib. Jika hati sedang dalam kondisi hidup normal didik badan untuk melakukan hal-hal yang hukumnya dianjurkan.” (Kitab Az-Zuhd karya Imam Ahmad).

Futur juga bisa diatasi dengan amalan sesuai kemampuan namun istiqomah. Allah menilai amalan setiap muslim bukan pada kuantitasnya, tapi pada kesesuaiannya dengan tuntutan Rasulullah. Semangat beramal harus istiqomah. Sedikit tapi istiqomah dan sesuai sunah Nabi Shallalahu ‘alaihi wa sallam. Itu lebih dicintai Allah dan Rasul-nya daripada amal banyak tapi kemudian berhenti. Nabi bersabda yang artinya,

“wahai sekalian manusia, lakukanlah amalan sesuai dengan kemampuan kalian karena Allah tidaklah bosan sampai kalian merasa bosan. (Ketahuilah bahwa) amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah amalan (dalam koridor sunah) yang kontinu walaupun sedikit” ( HR Muslim).

Berita Terkait
Baca Juga:
Amalan Haji Tukang Sepatu

Amalan Haji Tukang Sepatu

Religi      

20 Jan 2022 | 530


Satu kisah yang dialami oleh Abdullah bin Mubarak tentang diterimanya amalan haji Ia adalah Imam yang shaleh, dihormati, tinggal di Merv Turki & juga berlimpah kekayaan dari ...

Motif Kabba Bakar Mimbar Masjid Makassar: Sakit Hati Dilarang Tidur

Motif Kabba Bakar Mimbar Masjid Makassar: Sakit Hati Dilarang Tidur

Nasional      

26 Sep 2021 | 830


Polisi akhirnya menangkap pelaku yang membakar mimbar Masjid Raya Makassar pada Sabtu (25/9) dini hari. Pelakunya adalah Kabba (22) yang merupakan warga Kecamatan Bontoala, ...

JakPro Belum Juga Memberikan Ganti Rugi Kepada Warga

JakPro Belum Juga Memberikan Ganti Rugi Kepada Warga

Nasional      

1 Des 2022 | 453


Kasus bermula saat H. Umar dkk sebagai pemilik tanah mengajukan permohonan eksekusi ke Pengadilan Jakarta Pusat. Hal ini lantaran Jakpro tak kunjung melaksanakan putusan Pengadilan Negeri ...

Kesegaran Air Kelapa Yang Baik Diminum Saat Berbuka Puasa

Kesegaran Air Kelapa Yang Baik Diminum Saat Berbuka Puasa

Kesehatan      

18 Jun 2020 | 621


Disaat kita berpuasa baik itu puasa dibulan ramadhan ataupun kita melaksanakan puasa sunah dihari hari biasa, pastilah yang namanya haus dahaga, lapar akan menjadi tantangan tersendiri bagi ...

Amalan dan Pahala yang Akan Terus Mengalir Walaupun Sudah Meninggal

Amalan dan Pahala yang Akan Terus Mengalir Walaupun Sudah Meninggal

Religi      

21 Apr 2020 | 2226


Amal jariyah, amal yang akan terus mengalir pahalanya walaupun sudah meninggal dunia. Tentu kita sering mendengar para mubaligh atau penceramah yang mengatakan bahwa tidak ada lagi amal ...

anies baswedan

Siap atau Tidaknya Anies Baswedan Kembali Maju dalam Pemilihan Gubernur DKI Jakarta Tahun 2024

     

9 Mei 2024 | 224


Pemilihan Gubernur DKI Jakarta tahun 2024 telah menjadi topik hangat dalam politik Indonesia belakangan ini. Salah satu nama yang kembali mencuat adalah Anies Baswedan, yang sebelumnya ...