Tryout.id

Mengobati Jiwa dengan Al-Qur'an

21 Apr 2022  |  1247x | Ditulis oleh : Editor
Mengobati Jiwa dengan Al-Qur'an

Ibrahim bin al-Khawas berkata: “Obat hati itu ada lima; membaca Al-Quran dengan tadabur, kosongnya perut, qiyamul lail, munajat dengan penuh kerendahan di waktu sahur dan duduk bersama orang shalih” (al-Habib Zein bin Smith, Al-Manhaj as-Sawi, 170).

Tadabur maknanya memperhatikan atau merenungkan suatu perkataan dari awal hingga akhir kemudian mengulang-ulangi hal itu. Tadabur Al-Quran berarti merenungi secara mendalam dengan berulang-ulang ayat Al-Quran agar dapat menangkap pesan-pesan Al-Quran yang terdalam dan mencapai tujuan maknanya.

Jadi, membaca Al-Quran yang bisa menjadi obat jiwa adalah membaca dengan memahami makna yang terkandung di dalamnya dengan hati-hati dan pelan-pelan. Oleh sebab itu, membaca Al-Quran jangan lupakan tafsir-tafsirnya sebagaimana telah termaktub dalam kutubu at-tafasir.

Maka, tadabur tidak mungkin dilakukan dengan membacanya secara terburu-buru dan bercepat-cepat. Ibnu Abbas pernah mengatakan: “Aku lebih menyukai membaca surat “iza zulzilati” dan “al-qari’ah” dengan mentadaburi keduanya daripada membaca “al-baqarah” dan “Ali Imran” tetapi dengan terburu” (Imam al-Ghazali, Al-Arbain fi Ushuliddin, 35).

Banyak orang berlomba-lomba mengejar khatam Al-Quran dengan membaca super cepat. Sampai lepas kaidah-kaidah tajwid, makharijul huruf dan dipastikan lalai terhadap kandungannya. Kita membaca sebuah novel dengan cara baca cepat pasti berbeda pengaruhnya bila membacanya dengan pelan-pelan. Begitu pula al-Qur’an, membaca terlalu sangat cepat akan menghilangkan kekhusyu’an.

Oleh sebab itu, membaca al-Quran memerlukan pengkodisian yang baik. Pengkodisian yang baik itu dengan mengamalkan adab-adab dalam membaca al-Qur’an.

Al-Quran merupakan kitab yang paling istimewa, maka cara membacanya pun harus dengan cara istimewa. Al-Quran bukan kitab biasa, maka cara membacanya tidak boleh disamakan dengan membaca buku-buku biasa.

Di antara adab membaca Al-Quran dijelaskan oleh Imam al-Ghazali. Yaitu; Pertama, duduk dengan penuh hormat. Imam al-Ghazali menerangkan bahwa ada hubungan antara anggota badan dengan suasana hati.

Seseorang yang duduk membaca al-Quran dengan hormat pasti dalam hatinya akan tumbuh penghormatan pada kitab suci ini. Sebaliknya, jika membaca Al-Quran dengan sembarangan, berarti hati itu kurang hormat kepada Al-Qur’an.

Kedua, membaca Al-Quran dalam keadaan suci dari hadas, tenang, menghadap kiblat, tidak bersandar sebagaiman sandarnya orang yang duduk-duduk santai. Jangan membaca sambil badan tiduran.

Ketiga, Memilih waktu-waktu yang utama dalam membaca Al-Qur’an. Misalnya di antara waktu yang memiliki keutamaan membaca Al-Quran dimana kita diperintah untuk mengamalkan adalah membaca Al-Quran di malam hari yang sepi.

Menurut Imam al-Ghazali, hati itu cenderung lebih jernih di malam hari daripada suasana hati di siang hari biasanya banyak kotoran yang masuk. Membaca Al-Quran ketika sedang shalat memiliki pahala yang jauh lebih banyak daripada di luar shalat.

Sayyidina Ali bin Abi Thalib mengatakan: “Barangsiapa yang membaca Al-Quran dalam shalat maka pahalanya setiap huruf adalah seratus kebaikan. Barangsiapa yang membaca Al-Quran di luar shalat dalam keadaan suci, maka pahalanya setiap huruf dua puluh lima kebaikan. Barangsiapa membaca al-Quran dalam keadaan tidak suci maka setiap huruf adalah sepuluh kebaikan (Imam al-Ghazali, Al-Arbain fi Ushuliddin, 36).

Pembacaan Al-Qurandengan cara demikian yang bisa menjadi obat bagi jiwa manusia. Jiwa manusia dalam perjalanan hidupnya dipenuhi dengan cobaan (fitnah). Iri hati, sombong, ujub, riya dan ragu terhadap agama merupakan penyakit-penyakit yang menempel pada hati manusia. Penyakit tersebut tidak berhenti berusaha menempel kepada hati manusia sampai manusia itu menemui ajal.

Penyakit jiwa paling serius tentu saja ragu-ragu terhadap agama. Imam al-Ghazali dalam al-Iqtishad fi al-I’tiqad menerangkan bahwa membacakan Al-Quran bisa menyembuhkan orang yang dalam hatinya ada syakk fid diin (keragu-raguan dalam agama). Jika masih belum sembuh, maka ditambah dosis, yaitu hujjah aqliyyah (argumentasi rasional).

Maka menarik apa yang dijelaskan oleh imam al-Ghazali bahwa membaca dengan mentadaburkan penuh dengan adab ditambah dengan penjelasan-penjelasan yang aqli bisa menjadi obat mujarab bagi orang yang jiwanya sakit.

Penyakit yang perlu ditambah dosis ini biasanya adalah penyakit-penyakit pemikiran dan keyakinan yang mencoba menyimpangkan makna kandungan ayat al-Qur’an. Penyakit jiwa yang demikian merupakan penyakit yang sangat serius.

Maka, penjelasan-penjelasan yang aqli tentang penyakit kejiwaan demikian ini dijelaskan oleh para ulama-ulama ahli kalam. Jika kita dapati para mutakallim menjelaskan suatu ayat al-Qur’an, maka di situ ada hujjah aqliyah yang sangat diperlukan sebagai formula obat orang yang ragu terhadap suatu perkara agama.

Sehingga, ketika kita mendalami penjelasan ahli kalam tentang suatu ayat al-Quran dalam kitab-kitab kalamnya, maka sejatinya kita sedang tadabur secara mendalam.* (peneliti InPAS dan dosen di INI-DALWA, Bangil)

Berita Terkait
Baca Juga:
Toyota Yaris TRD Sportivo 2018 sebagai Mobil Harian di Kota Besar yang Padat Lalu Lintas

Toyota Yaris TRD Sportivo 2018 sebagai Mobil Harian di Kota Besar yang Padat Lalu Lintas

Tips      

26 Jun 2026 | 145


Toyota Yaris TRD Sportivo 2018 sangat cocok digunakan sebagai mobil harian di kota besar yang memiliki tingkat kepadatan lalu lintas tinggi. Karakter mobil ini memang dirancang untuk ...

Berikut Ini Alasan Ilmiah Kenapa Membaca Buku Itu Penting

Berikut Ini Alasan Ilmiah Kenapa Membaca Buku Itu Penting

Sains      

10 Sep 2022 | 1210


Dengan membaca buku kita akan memiliki wawasan yang luas, karena buku merupakan jendela dunia. Ya, kalimat tersebut pasti sering kamu temui dan dengar di mana saja, baik di perpustakaan ...

YouTube

Dari Nol ke Viral! Strategi Menjadikan Channel YouTube Dikenal Lebih Banyak Orang

Tips      

28 Maret 2025 | 585


Di era digital saat ini, memiliki channel YouTube yang sukses bukanlah hal yang mustahil. Banyak kreator konten yang memulai dari nol, namun mampu menarik jutaan penonton dalam waktu ...

Pentingnya Memiliki Sertifikasi Adobe Professional untuk Karir Anda

Pentingnya Memiliki Sertifikasi Adobe Professional untuk Karir Anda

Tips      

31 Jan 2022 | 1500


Jika anda adalah seorang yang ahli dalam membuat gambar atau teks yang bergerak atau motion graphics designer atau anda sedang belajar menjadi seorang video editor professional. Pentingnya ...

Tools kreatif bantu bisnis sosmed

Meningkatkan Strategi Pemasaran dengan Tools Kreatif Bantu Bisnis Sosmed di Rajakomen.com

Tips      

8 Jun 2025 | 435


Dalam era digital yang semakin berkembang, keberadaan media sosial menjadi sangat penting bagi perkembangan bisnis. Tools kreatif bantu bisnis sosmed kini menjadi salah satu kunci untuk ...

promosi di sosmed peluang MLM

Promosi di Sosmed: Peluang MLM yang Tak Boleh Dilewatkan

Tips      

23 Jun 2025 | 494


Dalam era digital saat ini, promosi di sosmed peluang MLM menjadi salah satu strategi yang patut diperhatikan oleh para pelaku bisnis Multi Level Marketing. Dengan populasi yang semakin ...