
KITA tahu bahwa dosa zina tergolong besar. Hanya saja, saat ini seakan melakukannya menjadi hal biasa.
Banyak kita lihat, pelaku zina yang sudah tidak lagi sembunyi-sembunyi, melainkan terang-terangan di muka umum.
Ya, karena zina di sini bukan hanya tentang berhubungan suami istri saja, melainkan hal-hal lain yang juga tergolong kategori zina.
Jika Anda, termasuk salah seorang pelaku zina, maka Anda harus segera membersihkan diri dari perilaku tercela ini. Mengapa?
Sebab, Anda tak akan pernah tahu kapan Anda kembali pada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Namun yang pasti, Anda tahu bahwa jika Anda kembali dalam keadaan masih berbuat zina, maka tempat kembali Anda adalah neraka, tempat paling mengerikan sepanjang masa.
Tapi, bagaimana caranya agar dosa zina bisa dimpuni oleh Allah? Ada tiga syarat utama yang harus dipenuhi oleh setiap muslim yang ingin menghapus dosa zina yang telah dilakukannya.
Hal yang Membuat Dosa Zina Diampuni: Taubat
Cara taubat dari zina adalah berhenti dari perbuatan zina. Taubat merupakan satu hal yang wajib dilakukan oleh setiap umat muslim yang telah berbuat dosa. Taubat dapat dilakukan yaitu dengan bersungguh-sungguh dalam hati akan menjauhi hal-hal yang menjurus ke perbuatan zina dan akan menjauhi perbuatan zina.
Orang yang bertaubat dengan sungguh-sungguh akan berhenti dari perbuatan maksiat yang telah dilakukannya dan tidak akan mengulangi perbuatan maksiat yang telah dilakukannya, bahkan dia akan menjauhi semua perbuatan dosa. Allah akan membukakan pintu maaf bagi orang-orang yang dengan sungguh-sungguh bertaubat kepada-Nya.
Hal yang Membuat Dosa Zina Diampuni: Menyesal
Tidak hanya berhenti dari perbuatan maksiat, seseorang yang benar-benar ingin menghapus dosanya harus memiliki penyesalan dalam hati karena telah melakukan perbuatan maksiat itu. Seseorang yang telah memiliki penyesalan dalam lubuk hati tidak akan melakukan perbuatan yang sama di lain waktu mendatang.
Hal yang Membuat Dosa Zina Diampuni: Tidak Melakukan Kemaksiatan Lagi
Orang yang bersungguh-sungguh bertaubat tidak akan mengulangi perbuatan maksiat yang telah dilakukannya di masa lampau.
Dia akan senantiasa membentengi diri dari perbuatan yang menjerumus kepada kemaksiatan sehingga tidak akan terjerumus dalam lubang yang sama.
Itulah tiga hal yang bisa membuat dosa zina yang Anda lakukan diampuni. Untuk itu, tunggu apalagi?
Segera bersihkan diri Anda dari segala kemaksiatan, khususnya perbuatan zina. Selagi Allah masih memberi kesempatan kepada kita untuk memperbaiki kesalahan yang telah diperbuat. [] (hajinews)
Strategi Optimasi Hashtag dan Engagement Mingguan untuk Social Media Marketing dengan Rajakomen
30 Jan 2026 | 308
Optimasi hashtag dan engagement mingguan menjadi salah satu elemen kunci dalam social media marketing untuk meningkatkan visibilitas dan interaksi audiens. Banyak bisnis belum menyadari ...
Membangun Komunitas di YouTube untuk Meningkatkan Subscriber dan Penonton
26 Maret 2025 | 553
Di era digital saat ini, YouTube tidak hanya menjadi platform untuk berbagi video, tetapi juga menjadi salah satu alat terpenting dalam membangun komunitas. Dengan jutaan pengguna aktif ...
Kemajuan Teknologi Membuat Manusia Bodoh dan Lalai
3 Jun 2024 | 1326
Kemajuan teknologi semakin mempermudah kita untuk melakukan komunikasi. Melalui internet, kita bisa berkomunikasi dengan banyak orang dari banyak negara. Selain itu, kita juga bisa ...
Ramaikan Momen Seru Kumpul Keluarga dengan Bluetooth Speaker
23 Mei 2024 | 1657
Momen yang paling seru dalam hidup adalah momen kumpul bersama keluarga. Suapaya suasana semakin meriah Anda bisa menggunakan Bluetooth Speaker berkualitas, yaitu PPS 4PH12 untuk acara ...
Metode Flipped Classroom Menjadi Solusi yang Efektif Membasmi Kebosanan di Kelas
15 Agu 2023 | 1219
Dalam era pendidikan yang semakin maju ini, metode pembelajaran tradisional di kelas menjadi semakin kurang relevan. Para guru dan siswa menghadapi tantangan baru dalam memenuhi kebutuhan ...
Hati-Hati! MUI Beberkan Bahwa Belum Sampai 10% Produk yang Beredar di Indonesia Bersertifikat Halal
16 Maret 2022 | 1553
Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengungkapkan belum sampai 10% dari produk-produk yang ada di Indonesia mendapatkan sertifikasi halal. Oleh karena itu, ada lebih penguatan dalam ...