rajabacklink

Ibrah Kemenangan Taliban

21 Agu 2021  |  1421x | Ditulis oleh : Editor
Ibrah Kemenangan Taliban

Taliban pimpinan Hibatullah Akhundzada menang. Rezim boneka tumbang. Presiden Afghanistan Ashraf Ghani lari tunggang langgang. Umat Islam senang. Sebagai kekuatan Islam puritan di Afghanistan yang selalu dipojokkan bahkan dikualifikasi kelompok radikal dan teroris, kesuksesannya menjadi perhatian dunia. Uniknya setelah kembali berkuasa Taliban justru menuai harapan. Afghanistan yang lebih baik ke depan. Pimpinan baru adalah Abdul Ghani Baradar.

Awalnya boneka Uni Sovyet Komunis, Babrak Karmal, menjadi presiden setelah menggulingkan dan mengeksekusi mati Hafizullah Amin. Gabungan kekuatan Mujahidin pimpinan Burhanuddin Rabbani dan Gulbuddin Hekmatyar melakukan perlawanan dan berhasil mengambil alih kekuasaan.

Namun yang terjadi adalah perang saudara. Faksi baru Taliban sukses merebut kekuasaan yang kemudian digulingkan oleh invasi Amerika. Ashraf Ghani menggantikan Hamid Karzai boneka Amerika. Taliban kini mengusir Ghani dan berhasil berkuasa untuk kedua kalinya.

Sebelum sukses seperti saat ini, delegasi Taliban pernah datang ke Indonesia untuk membangun hubungan baik. Jusuf Kalla menjadi figur penting dari persahabatan ini. Saat bangsa Indonesia merayakan HUT kemerdekaan ke 76 kemarin, Taliban mengucapkan selamat dan menyatakan, kemenangan perjuangannya serupa dengan bangsa Indonesia yang telah memerdekakan negaranya dari penjajah asing.

Kemenangan Taliban dapat membuat ketar-ketir rezim yang cenderung memusuhi umat Islam. Penyematan Islam radikal, intoleran, ekstrem adalah bukti tiada penghargaan dan persahabatan kepada umat. Kriminalisasi ulama dan tokoh Islam adalah bukti lanjutan. Sesungguhnya aneh pemimpin negara ini justru cenderung mengeliminasi kekuatan Islam.

Benar Taliban itu di Afghanistan bukan di Indonesia tapi pemimpin negara Indonesia harusnya sadar bahwa umat Islam di mana pun adalah pejuang. Bukan umat yang mudah untuk di-kuyo-kuyo. Taliban memberi ibrah atau pelajaran bahwa penjajah itu cepat atau lambat akan dikalahkan.

Pemerintah Jokowi seharusnya jangan memusuhi dan meminggirkan kekuatan umat Islam. Karena hal demikian di samping ahistoris juga mengabaikan fakta politik. Dampaknya akan buruk, bukan saja menjadi catatan hitam sejarah tetapi juga  akan terus mendapat perlawanan.

Andai pemerintah segera membebaskan HRS, mengusut pelanggaran HAM berat pembunuhan 6 laskar FPI, melepas tokoh KAMI yang diadili, serta mengubah kebijakan politik anti Islam, maka Jokowi mungkin akan selamat.

Taliban sudah pasti tidak berkaitan dengan Indonesia namun persoalan keumatan dan kekuasaan berlaku universal. Spiritnya sama yaitu tidak boleh ada penjajahan dan tindakan sewenang-wenang. Agama yang dimusuhi dan dikecilkan adalah jalan menuju keruntuhan dan malapetaka.

Keberhasilan Taliban itu di luar dugaan semua pihak. Amerika pun kaget atas cepatnya Taliban merebut Istana.

Semoga pemerintah Indonesia juga  semakin arif dan bijaksana. Perubahan itu sering terjadi dengan cepat dan tiba-tiba.

”Maka ketika mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami pun membukakan semua pintu (kesenangan) untuk mereka. Sehingga ketika mereka bergembira dengan apa yang diberikan, Kami turunkan siksa secara tiba-tiba (baghtatan), maka ketika itu mereka terdiam putus asa.” (Surat Al An’am: 44).

Bandung, 21 Agustus 2021

(hajinews)

Berita Terkait
Baca Juga:
Cara Menggunakan Media Sosial untuk Melawan Hoaks dan Disinformasi Pemilu

Cara Menggunakan Media Sosial untuk Melawan Hoaks dan Disinformasi Pemilu

Tips      

20 Maret 2025 | 315


Di era digital saat ini, media sosial telah menjadi alat penting dalam berbagai kampanye, termasuk kampanye pemilu. Namun, dengan semakin meluasnya penggunaan media sosial, muncul juga ...

Profil Dedi Mulyadi

Menyelami Profil Dedi Mulyadi (Gerindra) Daerah Pemilihan Jawa Barat VII: Karakter dan Visi Politiknya

Tips      

11 Jun 2025 | 251


Di arena politik Indonesia, terutama di daerah pemilihan Jawa Barat VII, figur Dedi Mulyadi semakin mencuri perhatian publik. Profil Dedi Mulyadi (Gerindra) Daerah Pemilihan Jawa Barat VII ...

Disini Anda Bisa Mendapatkan Terjemahan Novel Terbaik ke dalam Bahasa Indonesia

Disini Anda Bisa Mendapatkan Terjemahan Novel Terbaik ke dalam Bahasa Indonesia

Film      

12 Mei 2022 | 1351


Novel adalah bacaan yang sering dicari para remaja untuk menghabiskan waktu santai atau waktu berlibur. Tidak dipungkiri orang dewasa juga banyak yang suka membaca novel. Di jaman yang ...

Facebook

Cara Mudah Menghubungkan Halaman Facebook dengan Instagram Bisnis

     

30 Maret 2025 | 369


Dalam era digital saat ini, menjaga kehadiran di berbagai platform media sosial menjadi sangat penting, terutama bagi pemilik bisnis. Facebook dan Instagram adalah dua platform yang sangat ...

Bali Kelingking Beach Pantai Terbaik dan Terindah yang Tersembunyi

Bali Kelingking Beach Pantai Terbaik dan Terindah yang Tersembunyi

Pariwisata      

12 Jan 2022 | 1450


Bali kelingking beach adalah pantai terbaik dan terindah yang berada di bagian Barat Pulau Nusa Penida. Nama Kelingking beach diberikan karena bentuk tebing yang mirip kelingking ...

Terimakasih Tuan Presiden, Sudah Bicara, Meskipun Sangat Mengecewakan

Terimakasih Tuan Presiden, Sudah Bicara, Meskipun Sangat Mengecewakan

Nasional      

14 Des 2020 | 1014


Oleh : Ahmad Khozinudin Sastrawan Politik  Tuan Presiden, akhirnya anda bicara setelah segenap rakyat menunggunya. Meskipun sangat terlambat, anda akhirnya bicara. Hanya saja ...