MU

Gaung Pilpres 2024 Semakin Menggema, Menakar Elektabilitas Ganjar dan Anies

17 Agu 2021  |  1855x | Ditulis oleh : Editor
Gaung Pilpres 2024 Semakin Menggema, Menakar Elektabilitas Ganjar dan Anies

Capres di Pilpres 2024 sudah mulai dibicarakan, survei elektabilas pun dilakukan sejumlah lembaga. Capres bukan utama dari Ketua Umum Partai, tapi banyak disorot sejumlah Kepala Daerah. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan masuk dalam tiga besar elektabilitas.

Dalam survei nasional evaluasi kebijakan dan peta politik masa pandemi Charta Politika merilis survei terbaru, menempatkan Ganjar Pranowo di posisi teratas dengan elektabilitas 20,6 persen dan diikuti Anies di posisi kedua dengan 17,8 persen, Prabowo Subianto berada di posisi ketiga, sedikit di bawah Anies, dengan 17,5 persen.

Sementara, posisi Puan Maharani calon lain yang kemungkinan diusung PDI Perjuangan berada di bawah Ganjar yang berada di posisi ke-9 dengan 1,4 persen.

“Salah satu kluster yang menjadi sorotan untuk tokoh capres saat ini bukan lagi dari Ketua Umum Partai melainkan dari sosok kepala daerah. Yang paling banyak mendapat simpati saat ini adalah Ganjar dan Anies,” kata Pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia Jakarta, Ujang Komarudin, Senin (16/8).

Dia menyebutkan keduanya memiliki background yang kurang lebih sama dan dianggap bisa mewakili masyarakat saat ini yang tengah menghadapi masalah ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, kesehatan, serta pola birokrasi.

“Keduanya dianggap bisa mewakili suara masyarakat saat ini dan memperoleh hasil survei yang baik. Dua-duanya sama-sama aktifis, sama-sama dari UGM, dan punya program serta output yang kongkret dibandingkan nama-nama kandidat lainnya dalam hasil survei elektabilitas,” jelas Ujang.

Ujang Komarudin yang juga Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) menyebutkan keduanya belum resmi dipilih oleh partai politik. Kendaraan Ganjar memang dari PDI Perjuangan, namun partai kepala banteng moncong putih ini belum resmi menunjuk Ganjar, sementara Anies tidak memiliki kendaraan politik.

Dia menyebutkan peta perjalanan menuju Pilpres 2024 sebenarnya sudah akan dimulai pada tahun depan 2022. Di mana sejak 20 bulan sebelum dilaksankan Pilpres partai politik sudah mulai bergerak untuk mencari kandidat terbaik yang diusung partainya.

“Politik menuju Pilpres 2024 itu tidak lama, semua akan cepat dan dinamis, apalagi incumben tidak bisa berpartisipasi kembali dalam Pemilu 2024. Apalagi beberapa waktu terakhir partai politik sudah mulai bergerak memperkenalkan sosok pimpinan partai mereka masing-masing,” ungkap Ujang.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menyebutkan sifat survei elektabilitas masih amat dinamis pasalnya Pemilu Presiden masih cukup lama yakni pada 2024.

“Survei sifatnya dinamis, bisa saja berubah, bila dulu nama Prabowo Subianto paling unggul sekarang justru Ganjar dan Anies berada di posisi terdepan dari segi keterpilihan (elektabilitas),” jelas Adi.

Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah ini…

Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah ini menilai nama Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan memang merupakan dua kutub yang saling bersaingan satu dengan lainnya. “Apalagi mereka memiliki dua kutub bersebrangan. Anies kemungkinan besar di dukung partai oposisi sedangkan Ganjar didukung partai pendukung pemerintah saat ini,” ungkapnya.

Hal inilah, kata Adi Prayitno yang membuat persepsi publik terhadap kandidat terkuat Capres di 2024 terkunci pada kedua sosok Gubernur tersebut. “Ini membuat survei menempatkan keduanya tertinggi. Pemberitaan di media menempatkan Ganjar dan Anies selalu di spot light paling sering. Untuk kandidat lainnya ada, tapi yang mendominasi tetap Ganjar dan Anies,” jelas Adi Prayitno.

“Kemungkinan bisa ada empat paslon (Capres – Cawapres). PDI Perjuangan bisa mengusung sendiri. Namun jumlah poros Parpol bisa hanya dua Paslon apabila tidak ada jagoan figur dan logistik yang dominan,” ungkap Adi.

Sedangkan pengamat komunikasi politik, Emrus Sihombing, menyebutkan kedua kandidat memiliki peluang cukup besar apabila dilihat dari statistik kuantitatif. “Ada ketakutan partai politik apabila tidak mengusung calon dengan elektabilitas tertinggi maka perolehan suara partai akan rendah,” kata Emrus Sihombing.

Saat ini, publik sedang menilai prestasi dan kinerja keduanya (Ganjar dan Anies) dalam menjalankan tugasnya sebagai kepala daerah di wilayahnya masing-masing.

“Jadi meskipun Ganjar Pranowo paling tinggi elektabilitasnya dalam sejumlah survei, kemudian Anies juga perolehan suaranya tinggi, namun keduanya harus menjalankan tugasnya dengan baik dalam menghadapi pandemi Covid-19,” kata Emrus.

Dia menyebutkan, sosok pemimpin daerah khusus gubernur memiliki kans baik di Pilpres. Hal ini seperti terlihat pada Presiden Jokowi di 2014.

“Sebaiknya setiap partai politik memiliki kader terbaiknya sejak dini sehingga masyarakat dapat menilai rekam jejaknya dalam menjalankan tugas secara leluasa dan tidak mengumumkan di menit-menit terakhir,” jelas Emrus Sihombing. (*). -hajinews-

Berita Terkait
Baca Juga:
Instagram

Mengapa Engagement Rate di Reels Instagram Sangat Berpengaruh untuk Akun Anda?

Tips      

27 Maret 2025 | 905


Dalam era digital saat ini, media sosial telah menjadi alat yang powerful untuk membangun merek dan mengekspresikan kreatifitas. Salah satu platform yang tengah naik daun adalah Instagram, ...

 Influencer Twitter dalam Promosi Pilpres dan Mempengaruhi Opini Publik

Peran Influencer Twitter dalam Promosi Pilpres dan Mempengaruhi Opini Publik

internet      

24 Feb 2025 | 439


Dalam era digital saat ini, influencer memiliki peran yang sangat signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam konteks politik. Terutama saat menjelang Pemilihan Umum Presiden ...

Ridwan Kamil: Saya Dengar Jadi Presiden Butuh Rp 8 Triliun, Duit dari Mana?

Ridwan Kamil: Saya Dengar Jadi Presiden Butuh Rp 8 Triliun, Duit dari Mana?

Nasional      

3 Des 2021 | 1407


Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkapkan rencana politiknya dalam beberapa tahun ke depan. Setelah berencana masuk partai politik tahun depan, ia juga tak menampik maju sebagai calon ...

Kuliah Di UMA Menjadikan Pribadi yang Lebih Mandiri dan Inovatif

Kuliah Di UMA Menjadikan Pribadi yang Lebih Mandiri dan Inovatif

Kampus      

13 Jul 2021 | 1335


Buat kamu yang masih bingung mau daftar ke perguruan tinggi mana? Disini saya merekomendasikan Universitas Terbaik di Sumatera Utara UMA. UMA adalah Universitas Medan Area dimana ...

Teknik Branding UMKM agar Lebih Berkembang dan Mampu Bersaing di Era Digital

Teknik Branding UMKM agar Lebih Berkembang dan Mampu Bersaing di Era Digital

Tips      

30 Apr 2026 | 35


Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah atau UMKM memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi masyarakat. Perkembangan teknologi digital memberikan peluang besar bagi UMKM untuk memperluas ...

Strategi Penggunaan Backlink Berkualitas untuk Bertahan dari Dominasi AI Search dalam Tantangan SEO 2026

Strategi Penggunaan Backlink Berkualitas untuk Bertahan dari Dominasi AI Search dalam Tantangan SEO 2026

Tips      

17 Feb 2026 | 131


Dominasi AI Search menuntut pemilik website untuk mengoptimalkan berbagai aspek digital. Pertanyaan penting muncul: apakah situs Anda mampu bertahan melawan dominasi AI Search dalam ...