rajabacklink

Catat! 4 Kalimat Ampuh yang Bisa Mendamaikan Konflik Orang Tua dan Anak

2 Jun 2021  |  442x | Ditulis oleh : Editor
Catat! 4 Kalimat Ampuh yang Bisa Mendamaikan Konflik Orang Tua dan Anak

Menjadi orang tua yang berpikiran positif tentu tidak mudah. Sebab membutuhkan proses belajar terus-menerus untuk menanggapi sang buah hati dengan cara yang tidak menekan atau intimidatif. Penyebab tidak mudahnya lagi, anak-anak masih belum bisa mengontrol emosinya. Bahkan, apa yang diinginkan dan dibutuhkan belum bisa dipilah dalam waktu yang tepat.

Ketika orang tua memiliki banyak urusan, mulai dari pekerjaan hingga tugas yang berkaitan dengan domestik, belum lagi jika anak sedang banyak maunya. Ditambah relasi dengan pasangan yang perlu dijaga tetap hangat, maka di bawah ini rekomendasi kalimat ampuh mendamaikan konflik dengan anak yang dilansir dari voi.

“Setiap perasaan itu bisa diterima, tetapi enggak setiap kebiasaan boleh dilakukan”

Melansir Lifehack, Destini Ann membagi tips untuk Parents tentang menjadi orang tua yang berpikiran positif. Pertama, kalimat ini tidak membebani tetapi justru membuat buah hati berangsur-angsur memahami bahwa kebiasaan itu perlu dibentuk.

Seperti ketika anak marah dan merusak barang di rumah. Marah bisa diterima sebagai sebuah perasaan yang perlu didamaikan atau sebaliknya, Anda marah pada anak. Tetapi kebiasaan merusak tidak baik dilakukan sebab bukan menyelesaikan masalah tetapi justru memicu persoalan baru.

“Hormati kata ‘jangan’”

Aturan yang diberlakukan di rumah tak jarang tidak ditepati. Misalnya, anak bermain permainan yang membahayakan dirinya. Kalimat kedua ini perlu diberi penjelasan lebih lanjut pada sang buah hati.

Sebab memberikan alasan secara logis dan diberi contoh akan lebih mudah dijalani daripada anak diperintah secara otoriter.

“Apakah kemauanmu tidak bisa ditunda?”

Kalimat ketiga ini mengandung prinsip sebab-akibat. Apabila anak minta untuk bermain di taman, artinya jam bermain di rumah akan lebih pedek. Lebih jauh lagi, ia tetap perlu menjalani kesepakatan sebelumnya bahwa tidur malam tepat pada waktunya.

Prinsip ini perlu diketahui anak agar ia tidak tantrum belakangan atau protes ketika waktunya tidur.

“Apakah Mama/Papa boleh memberi masukan?”

Keterbukaan dan saling bertukar pikiran perlu dibiasakan pada anak. Ketika ia bercerita tentang lupa membuat tugas, mendapatkan nilai tidak bagus atau bertengkar dengan temannya di sekolah maka Parents dapat memberi masukan tanpa paksaan bahkan memarahinya.

Apabila anak mau mendengarkan masukan Parents sejak pertama bertukar pikiran, maka ia akan terbiasa berpikiran terbuka. Kalimat terakhir ini juga menguatkan ikatan emosional, sebab berkata jujur dan menerima saran tanpa tekanan akan membuat anak lebih mudah belajar memperbaiki kesalahan.

Baca Juga:
Kim Jong Un menyuap Mobil Mewahnya menjadi WC Portable

Kim Jong Un menyuap Mobil Mewahnya menjadi WC Portable

Otomotif      

26 Apr 2020 | 598


Ramai beredar bahwa pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, sudah meninggal dunia. Diketahui, sebelum ramai beredar rumor tersebut, pemimpin Korea Utara ini selalu membawa WC pribadinya ...

Cara Pintar Memilih Hosting Domain Terbaik

Cara Pintar Memilih Hosting Domain Terbaik

Tips      

27 Agu 2020 | 670


Keuntungan banyak yang akan kita dapat, apalagi dengan kita mempunyai website atau blog bisa menjadi pundi pundi rupiah bagi kita dengan bergabung di Indonesia Hosting Terbaik. Diera ...

Kondisi Ibu Hamil yang Diharuskan Operasi Caesar

Kondisi Ibu Hamil yang Diharuskan Operasi Caesar

Kesehatan      

24 Nov 2022 | 390


Dalam dunia kedokteran ada 2 proses melahirkan yang bisa dilakukan yaitu melahirkan normal dan operasi sesar. Jalan lahir sesar memang menjadi pilihan alternative pada saat kondisi ibu ...

Berikut Keutamaan Surat Al Kafirun Dilihat dari Isi dan Makna

Berikut Keutamaan Surat Al Kafirun Dilihat dari Isi dan Makna

Religi      

2 Apr 2020 | 933


Berikut Keutamaan Surat Al Kafirun Dilihat dari Isi dan Makna – Surat Al Kafirun adalah surat ke 109 dalam Al-Quran dan terdiri atas 6 ayat. Surat ini tergolong sebagai surat makkiyah ...

Umat Islam Alami 5 Fase Sebelum Kiamat

Umat Islam Alami 5 Fase Sebelum Kiamat

Religi      

9 Jul 2021 | 747


Umat Islam akan mengalami 5 fase sebelum datangnya Hari Kiamat. Saat ini kita berada pada fase ke-empat yaitu Fase Mulkan Jabriyan, di mana umat Islam menghadapi situasi yang sulit, ...

Siapapun Bisa Kuliah Di Luar Negeri dengan Mendapatkan Beasiswa Luar Negeri Di Sini

Siapapun Bisa Kuliah Di Luar Negeri dengan Mendapatkan Beasiswa Luar Negeri Di Sini

Kampus      

24 Des 2021 | 652


Semua orang mempunyai hak untuk menentukan cita-citanya, dan banyak sekali siswa SMA atau SMK yang mempunyai keinginan untuk bisa kuliah di luar negeri. Namun kurangnya wawasan bagaimana ...