Kebiasaan mendengkur bukan hanya dialami oleh pria saja tetapi wanita juga ada yang tidurnya suka mendengkur, dan kebiasaan mendengkur seringkali membuat pasangan tidak bisa tidur nyenyak. Meskipun pemicunya sama dengan laki-laki, ngorok pada perempuan juga bisa dipengaruhi dari hormonal.
Jika ngorok dibiarkan, maka mendengkur akan membuat pasangan terganggu saat tidurnya sehingga bisa saja mengganggu keharmonisan rumah tangga. Bagi yang saat tidur suka mendengkur, tentu dengkuran itu juga bisa berbahaya karena jika saluran napas tersumbat maka napasnya bisa berhenti sesaat.
Berikut adalah beberapa faktor yang menyebabkan perempuan tidur mendengkur diantaranya adalah :
- Kegemukan bisa membuat perempuan lebih sering tidur ngorok karena banyak timbunan lemak di leher. Karena saat tidur jaringan di saluran napas banyak yang diistirahatkan, timbunan lemak di leher menekan saluran napas sehingga dapat memicu suara mendengkur.
- Perempuan lebih mudah ngorok jika posisi tidurnya telentang atau menghadap ke atas. Karena pada posisi itu pangkal lidah akan tertarik gravitas hingga menekan tenggorokan dan menyumbat saluran pernafasan. Cobalah tidur dengan posisi miring, kemudian minta masukan suami apakah dengan posisi tersebut masih ngorok.
- Bagi perempuan yang memasuki usia 0 tahun lebih banyak ngorok kalau tidur karena masa usia tersebut adalah masuk masa menopause. Berkurangnya produksi hormone esterogen dapat memicu dengkuran saat tidur karena hormone tersebut merupakan stimulant bagi saluran npas yang menjaga agar tidak melemah saat tidur.
- Pilek, alergi atau sinusitis bisa membuat saluran napas menyempit jadi perempuan yang memiliki gangguan tersebut cenderung tidurnya ngorok. Radang juga bisa dipicu oleh asap rokok.
- Tidur ngorok lebih banyak dialami oleh orang-orang yang memiliki tonjolan tonsil lunak dan memanjang di kerongkongan. Tonjolan tersebut akan bergerak masuk saat mnarik napas, lalu keluar lagi saat menghembuskan napas lagi. Makin panjang tonjolannya maka makin besar kemungkinannya untuk tidur ngorok.
Untuk mengatasi dengkuran saat tidur dapat dilakukan dengan cara latihan tenggorokan karena dengan latihan tenggorokan akan memperkuat otot-otot tenggorokan yang lemah dan lembek. Latihan bisa dilakukan dengan senam mulut setidaknya selama 30 menit setiap hari, hal ini dilakukan agar dapat mengatasi kebiasaan tidur ngorok.
